Sandisk Ultra Dual USB Drive

Berbeda dengan peserta lainnya, Sandisk Ultra Dual USB Drive menggunakan slider untuk membuka konektor USB maupun Micro USB. Seperti halnya ADATA DashDrive Durable UD320, flash disk dual drive ini menggunakan material plastik untuk membungkus bodinya. Agar nyaman saat digenggam, pada bagian tengah bodi terdapat tekstur kasar dengan pola bergarisgaris. Meski bodinya mungil, Sandisk Ultra Dual USB Drive memiliki bodi yang cukup lebar. Hal ini cukup mengganggu bagi Anda yang menggunakan soft case maupun jelly case yang cukup tebal.

Pasalnya, Anda harus membuka soft case maupun jelly case terlebih dahulu agar dapat terkoneksi dengan port Micro USB pada smartphone. Bagi Anda yang membutuhkan media penyimpanan untuk melakukan backup data, Anda dapat menggunakan aplikasi ekslusif dari Sandisk, yaitu Sandisk Memory Zone. Pada saat pertama kali membuka aplikasi ini melalui smartphone, Sandisk Ultra Dual USB Drive akan terdeteksi secara otomatis.

Dengan begitu, melakukan backup maupun restore pun menjadi lebih mudah. Namun sebelum memulai backup, Anda harus menunggu proses indexing terlebih dahulu. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fasilitas speed test untuk mengukur kecepatan menulis maupun membaca. Tidak hanya terintegrasi dengan Sandisk Ultra Dual USB Drive, memory card Sandisk pun dapat terdeteksi oleh aplikasi ini.

Philips Dual USB Drive Mono 3.0 Edition

Meski tampil sederhana, Philips Dual USB drive Mono 3.0 Edition memiliki bodi kokoh. Berbeda dengan Sandisk Ultra Dual USB Drive, flash disk dual drive ini menggunakan bodi berbahan aluminium. Selain kokoh, material tersebut juga membantu untuk mengalirkan panas. Untuk kecepatan transfer data yang maksimal, selain menggunakan konektor Micro USB, terdapat pula konektor USB 3.0.

Agar tidak mudah hilang, pada paket penjualannya tersedia sebuah tali kecil yang dapat Anda gunakan untuk mengaitkan flash disk dual drive ini. Jika Sandisk Ultra Dual USB Drive menyediakan aplikasi mobile, Philips Dual USB drive Mono 3.0 Edition justru menyediakan aplikasi berbasis Windows. Tentunya dengan berbasis Windows, Anda tidak dapat menggunakannya pada smartphone dengan sistem operasi Android maupun iOS. Meski begitu, bukan berarti hanya dapat digunakan pada notebook maupun dekstop PC saja. Anda juga dapat menggunakannya pada tablet yang berbasis Windows 8.

Aplikasi bernama Carry it Easy ini dapat Anda manfaatkan untuk melakukan enkripsi data dengan konfigurasi 256-bit AES. Selain dapat digunakan untuk mengamankan data, aplikasi ini juga memiliki feature Lost & Found. Feature ini dapat membantu Anda untuk menemukan flash disk dual drive ini jika terjadi kehilangan.