Pertumbuhan Harga Jual Flash Memory dan DRAM Melambat

Dengan sejumlah kelebihannya, memory, tepatnya fl ashNAND fl ash memory, sudah menjadi media simpan utama untuk berbagai perangkat, mulai untuk penggunaan pribadi seperti smartphone, sampai untuk penggunaan di perusahaan seperti data center. Banyaknya permintaan akan fl ash memory ini dan terbatasnya suplai yang ada membuat harga jual rata-rata fl ash memory mengalami kenaikan sejak pertengahan tahun lalu. Menurut IC Insights, kenaikan harga jual rata-rata dari fl ash memory pada kuartal ketiga tahun 2016 adalah sebesar 11,2% bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Peningkatan harga jual rata-rata fl ash memory yang signifi kan ini pun terus berlanjut pada kuartal keempat tahun 2016.

Pada kuartal keempat ini, harga jual rata-rata fl ash memory bertumbuh lagi sebesar 21,1% dari kuartal ketiga. Begitu pula pada kuartal pertama tahun 2017. Meski pertumbuhan harga jual rata-rata fl ash memory mulai melambat, harga jual rata-rata fl ash memory tetap meningkat sebesar 8,9%. Hal yang serupa juga terjadi pada kuartal kedua tahun 2017 yang baru lalu. Peningkatan harga jual rata-rata fl ash memory pada kuartal kedua tahun 2017 dibandingkan kuartal sebelumnya adalah sebesar 5%. Meski melambat, peningkatan harga jual rata-rata fl ash memory yang meningkat ini, diperkirakan oleh IC Insights masih akan terjadi pada kuartal ketiga tahun 2017.

Barulah pada kuartal keempat tahun 2017, pertumbuhannya diprediksikan akan berhenti. Pada kuartal terakhir tahun 2017 itu, harga jual rata-rata fl ash memory diduga akan mengalami sedikit penurunan dari kuartal sebelumnya. Selain harga jual rata-rata fl ash memory, harga jual rata-rata DRAM juga mengalami nasib yang mirip. Bedanya, besarnya kenaikan harga jual rata-rata DRAM pada semester kedua tahun 2016 tidak setinggi fl ash memory. Namun, melambatnya pertumbuhan harga jual rata-rata DRAM ini pada semester pertama tahun 2017 juga tidak sesignifi kan fl ash memory. Secara rata-rata, dari kuartal ketiga tahun lalu sampai kuartal kedua tahun ini, kenaikan harga jual rata-rata DRAM setiap kuartalnya adalah sebesar 16,8%. Adapun kenaikan harga jual rata-rata fl ash memory untuk periode yang sama sebanyak 11,6%.

Samsung Menggeser Intel

Kenaikan harga jual rata-rata fl ash memory dan DRAM yang terjadi tentunya membuat para produsennya mendapatkan peningkatan revenue dari fl ash memory atau DRAM tersebut, tentunya selama volume penjualan fl ash memory atau DRAM yang dilakukan produsen bersangkutan tidak mengalami penurunan. Berhubung kenaikan harga jual rata-rata fl ash memory dan DRAM yang tinggi tetap terjadi pada kuartal kedua tahun 2017 ini, Samsung yang merupakan produsen besar fl ash memory dan DRAM sewajarnya mendapatkan efek yang positif. Hal ini tercermin dari laporan penjualan divisi semikonduktor Samsung pada kuartal kedua tahun 2017 yang mencapai sekitar US$15,7 miliar. Penjualan tersebut meningkat sebesar 31,74% dibandingkan penjualan divisi yang sama pada kuartal kedua tahun 2016. Yang menarik, angka ini lebih besar dari penjualan kuartal kedua tahun 2017 yang dilaporkan oleh Intel. Besarnya penjualan yang disebutkan Intel pada kuartal kedua tahun 2017 adalah US$14,8 miliar. Dengan kata lain, dari sisi nilai penjualan, Samsung menjadi perusahaan semikonduktor paling atas pada kuartal kedua tahun 2017 menggeser Intel. Sebelumnya, sejak lama Intel selalu menjadi perusahaan semikonduktor dengan nilai penjualan paling tinggi.