5 hal yang Membuat Penasaran Paska Persalinan Bagian 2

Urine yang terlalu banyak menumpuk di kandung kemih, bisa membuat Mama ngompol. Kondisi ini juga bisa membuat rahim sulit berkontraksi sehingga timbul nyeri, bahkan pada kasus yang parah dapat terjadi perdarahan. Jadi, biarkan perawat tahu kalau Mama mengalami kesulitan buang air kecil atau urine yang keluar hanya sedikit. Jika Mama tidak dapat BAK dalam beberapa jam setelah melahirkan, kateter akan dimasukkan untuk mengalirkan urine dari kandung kemih. Bagi yang menjalani operasi sesar, kateter urine akan dipasang untuk operasi dan tetap di tempat untuk sementara waktu setelah melahirkan.

  1. MENGAPA SAYA SERING MURUNG? Perubahan suasana hati bisa disebabkan sejumlah faktor, termasuk perubahan hormon, ketidaknyamanan tubuh setelah proses persalinan, kurang tidur, serta penyesuaian emosional menjadi Mama baru. Apapun penyebabnya, itu wajar. Biasanya perasaan ini dimulai beberapa hari setelah melahirkan dan berlangsung selama beberapa minggu. Jika perasaan itu tidak hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu pertama, bahkan memburuk, mungkin Mama menderita depresi postpartum. Masalah ini umumnya memerlukan penanganan ahli karena dikhawatirkan penderita memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bayinya. Jadi, bila merasakan sedih yang hebat, tolong segera berkonsultasi pada psikolog ya, Mam!
  2. MENGAPA RAMBUT SAYA RONTOK? Umumnya rambut rontok terjadi beberapa bulan setelah melahirkan. Penyebabnya, selama kehamilan, kadar estrogen yang tinggi dapat memperpanjang fase tumbuh rambut dan menyebabkan rambut kurang rontok dari biasanya. Setelah melahirkan, kadar estrogen itu akan menurun dan mulailah kerontokan kembali terjadi. Sisi baiknya, jika ada kelebihan rambut pada wajah dan tubuh selama kehamilan (hasil dari peningkatan hormon androgen), sebagian besar rambut itu juga akan ikut rontok. Seiring waktu (biasanya dalam satu tahun atau lebih) tingkat pertumbuhan rambut akan kembali seperti dulu dan Mama tak lagi mengalami kerontokan yang hebat.