SEGEL PENGHAMBAT CALON INDEPENDEN

Kota-Bunga.net U SAHA kepala daerah datang silih berganti. Awal urusan yang bisa mencederai demokrasi ini bisa disaksikan dari usul Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat menjegal calon independen dalam pemilihan menaikkan syarat jumlah minimal dukungan. Belakangan, muncul rencana Komisi Pemilihan Umum mewajibkan pembubuhan meterai dalam surat dukungan untuk calon independen. Ketentuan yang terkesan mengada-ada ini masuk draf perubahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah. Kerepotan besar langsung terbayang ketika aturan baru ini mengharuskan penggunaan meterai dalam surat pernyataan dukungan dari perseorangan atau yang dihimpun secara kolektif per kelurahan. Semangat menghambat calon independen sangat kentara. Mengapa? Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah secara tegas menyebutkan surat dukungan untuk calon independen cukup disertai fotokopi kartu tanda penduduk elektronik, kartu keluarga, paspor, dan/atau kartu identitas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain merepotkan, aturan baru itu jelas memberatkan pendukung calon independen. Bayangkan, pemasangan meterai diwajibkan untuk setiap dokumen dukungan kepada pasangan calon independen. Kalau ini jadi diberlakukan, misalnya di DKI Jakarta, perlu dana meterai Rp 6 miliar setiap satu juta dukungan atau separuhnya untuk memenuhi syarat jumlah pendukung di Jakarta. Tidak berlebihan bila Basuki Tjahaja Purnama, yang akan maju lewat jalur independen dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta, mengatakan aturan ini bisa membuat bangkrut kandidat independen. KPU, yang kelihatannya menimbang keberatan banyak orang, horizontal.

Pandangan ini dibantah dengan bagus oleh sosiolog Ariel Heryanto. Perjalanan sejarah membuktikan selalu ada campur tangan negara dalam kekerasan yang begitu masif di berbagai penjuru negeri. Ratusan ribu orang dibunuh dan puluhan ribu orang dipenjarakan belasan tahun tanpa pengadilan. Konflik horizontal dan vertikal bukan sekadar istilah, masingmasing punya konsekuensi berbeda. Konflik yang berkobar di kalangan masyarakat berlangsung sporadis, acak, dengan korban nyawa mungkin puluhan atau beberapa ratus orang. Namun, pada 1965-1967, ada mobilisasi kekerasan sehingga jatuh korban ratusan ribu dalam waktu singkat. Ada pelatihan, pembagian senjata, juga pengerahan logistik. Bahkan, setelah para tahanan pulang dari Pulau Buru, Presiden Soeharto masih melestarikan kekerasan dengan menerbitkan peraturan ”bersih lingkungan”, 1981. Maka berlanjutlah pengucilan bagi mereka yang terlibat PKI, yang dituduh PKI, juga keluarganya.

Rekonsiliasi memang tak bisa hanya berdasarkan saling-silang komentar, tapi harus berangkat dari fakta. Menteri Luhut pun menantang disodorkan data yang membuktikan peran negara dalam tragedi 1965. Sebetulnya ini tantangan yang tak sulit. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, pada 2009-2012, telah menginvestigasi kasus ini di seluruh negeri. Testimoni korban dan pelaku serta penelusuran kuburan massal menguatkan adanya mobilisasi kekerasan massal dan pelanggaran berat hak asasi manusia pada 1965 dan meluas hingga awal 1970. Simposium ini memang bukan garis finish. Ini baru langkah awal. Jika sungguh-sungguh ingin menyembuhkan luka, negara perlu meminta maaf atas perannya di masa lalu. Perlu upaya pula mengungkap kebenaran dalam berbagai bentuk. Rehabilitasi nama orang-orang, terutama yang difitnah dan dijebloskan ke Pulau Buru tanpa pengadilan, adalah keharusan. Jika pemerintah tak siap, atau tak punya nyali mengakui peran negara dalam tragedi 1965, sebaiknya lupakan saja gagasan rekonsiliasi. Tanpa pengakuan dan permintaan maaf, rekonsiliasi hanya akan jadi basa-basi.  kemudian meralat penggunaan meterai itu. Rencananya, meterai hanya digunakan untuk dokumen bukti dukungan kolektif per kelurahan atau desa. Ini pun sesungguhnya belum menjelaskan mengapa meterai tetap perlu dalam dokumen kolektif itu. Yang sudah jelas, kewajiban ini merepotkan kandidat independen yang sudah memulai proses pencarian dukungan dengan mengumpulkan KTP dari masyarakat. Mereka mesti memulai lagi proses dokumentasi dari awal. Aturan KPU itu juga tidak tepat jika dilihat dari fungsi dan tujuan penggunaan meterai. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai menyebutkan bea meterai merupakan pajak dokumen yang dibebankan negara untuk surat perjanjian atau surat lain yang digunakan sebagai alat pembuktian perbuatan perdata.

Menurut undang-undang ini, jika ada dokumen atau perjanjian tanpa meterai, itu tidak otomatis menjadi tidak sah. Keharusan penggunaan meterai semakin aneh jika dilihat dari tahapan yang mesti dilalui kandidat independen. Dokumen tanda dukungan dengan lampiran KTP akan diverifikasi secara administrasi dan faktual. Artinya, semua data yang diserahkan akan dicek oleh KPU. Selanjutnya, data diperiksa secara faktual dengan mendatangi orang yang memberikan dukungan satu per satu. Praktis tak ada celah untuk memalsukan surat dukungan. Lalu buat apa lagi meterai selain membuat susah calon independen. Mumpung aturan itu belum disahkan, KPU mesti segera menghapus klausul kewajiban penggunaan meterai. Penyelenggara pemilihan umum wajib menjamin hak konstitusi warga negara untuk dipilih, termasuk yang melalui jalur independen. Ini penting untuk mengelakkan anggapan bahwa KPU sedang menjalankan ”perintah gelap” partai politik demi menjegal calon independen.

REKONSILIASI JANGAN BASA-BASI

http://109.199.119.180/ – SIMPOSIUM merupakan langkah penting dalam perjalanan bang sa. Sebuah ikhtiar yang hendak menyembuhkan luka. Tapi upaya ini tidak bisa dilakukan setengah hati. Jempol layak kita acungkan kepada Gubernur Lem nasional ”Membedah Tragedi 1965”- – baga Ketahanan Nasional Agus Widjojo dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Sidarto Danusubroto, penggerak simposium yang digelar pekan lalu itu. Ini pertama kali pemerintah mempertemukan sejumlah pihak yang berkaitan dengan tragedi 1965. Berbagai kubu yang berseberangan hadir. Penyintas, keluarga korban, akademikus, aktivis, juga tentara yang mendaki karier sejak awal Orde Baru berada di satu ruangan. Begitu banyak orang berebut bersuara, menumpahkan gundah yang terpendam lebih dari setengah abad. Simposium ini memang belum ideal. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Pandjaitan membuka dengan pernyataan aneh. ”Minta maaf kepada siapa? Korban mana? Tak ada pikiran bahwa pemerintah akan ke sana-kemari minta maaf. Tak ada.” Ucapan ini menerbitkan pertanyaan: jika negara tak mau mengakui dan meminta maaf atas perannya ”mendorong” kekerasan massal 1965, lantas mengapa pula ada gagasan rekonsiliasi? Bukankah langkah awal rekonsiliasi adalah mengakui kesalahan? Beberapa pembicara dalam simposium juga terkesan mereduksi skala tragedi, dengan menyebut kejadian 1965-1966 adalah konflik horizontal. Pandangan ini dibantah dengan bagus oleh sosiolog Ariel Heryanto.

Perjalanan sejarah membuktikan selalu ada campur tangan negara dalam kekerasan yang begitu masif di berbagai penjuru negeri. Ratusan ribu orang dibunuh dan puluhan ribu orang dipenjarakan belasan tahun tanpa pengadilan. Konflik horizontal dan vertikal bukan sekadar istilah, masingmasing punya konsekuensi berbeda. Konflik yang berkobar di kalangan masyarakat berlangsung sporadis, acak, dengan korban nyawa mungkin puluhan atau beberapa ratus orang. Namun, pada 1965-1967, ada mobilisasi kekerasan sehingga jatuh korban ratusan ribu dalam waktu singkat. Ada pelatihan, pembagian senjata, juga pengerahan logistik. Bahkan, setelah para tahanan pulang dari Pulau Buru, Presiden Soeharto masih melestarikan kekerasan dengan menerbitkan peraturan ”bersih lingkungan”, 1981. Maka berlanjutlah pengucilan bagi mereka yang terlibat PKI, yang dituduh PKI, juga keluarganya. Rekonsiliasi memang tak bisa hanya berdasarkan saling-silang komentar, tapi harus berangkat dari fakta.

Menteri Luhut pun menantang disodorkan data yang membuktikan peran negara dalam tragedi 1965. Sebetulnya ini tantangan yang tak sulit. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, pada 2009-2012, telah menginvestigasi kasus ini di seluruh negeri. Testimoni korban dan pelaku serta penelusuran kuburan massal menguatkan adanya mobilisasi kekerasan massal dan pelanggaran berat hak asasi manusia pada 1965 dan meluas hingga awal 1970. Simposium ini memang bukan garis finish. Ini baru langkah awal. Jika sungguh-sungguh ingin menyembuhkan luka, negara perlu meminta maaf atas perannya di masa lalu. Perlu upaya pula mengungkap kebenaran dalam berbagai bentuk. Rehabilitasi nama orang-orang, terutama yang difitnah dan dijebloskan ke Pulau Buru tanpa pengadilan, adalah keharusan. Jika pemerintah tak siap, atau tak punya nyali mengakui peran negara dalam tragedi 1965, sebaiknya lupakan saja gagasan rekonsiliasi. Tanpa pengakuan dan permintaan maaf, rekonsiliasi hanya akan jadi basa-basi.

Seblak Pedas Untuk 4 porsi

Bahan: 250 gram kerupuk aci/ kerupuk ikan kering 1 sendok makan ebi, diseduh, disangrai, dicincang kasar 2 butir telur 1 batang daun bawang, diiris halus 1 sendok makan bon cabe 1 sendok makan bawang putih goreng, diremahkan untuk taburan

Bumbu tumbuk kasar: 3 siung bawang putih 1/2 cm kencur 2 buah cabai keriting 3 buah cabe rawit 1/2 sendok teh garam 1/4 sendok teh gula pasir 1/4 sendok teh kaldu ayam bubuk 50 ml air

Cara membuat: 1. Rebus kerupuk sebentar sampai lunak. Masukkan dalam air. Rendam hingga berwarna bening. Tiriskan. 2. Tumis bumbu halus dengan minyak sampai harum. 3. Masukkan telur dan ebi. Aduk-aduk sampai berbutir. 4. Masukkan kerupuk. Tuang air. Masukkan garam, gula pasir, bon cabe, dan kaldu ayam bubuk. Tumis sampai meresap. Tambahkan daun bawang. Aduk rata. 5. Sajikan bersama bahan taburan.

4 Makanan Pembangkit Semangat di Catering Nasi Box Jakarta

Kopi

Menu Makanan Pembangkit Semangat di Catering Nasi Box Jakarta – Efek dari minuman ini tidak perlu dibahas lagi. Yang perlu kita bahas adalah cara kita memanfaatkannya. Biasanya kita menjadikan kopi sebagai minuman penyegar sesaat. Ketika kita mengantuk, kita minum secangkir kopi lalu bisa terjaga selama beberapa jam. Setelah itu kita mengantuk lagi. Kebiasaan minum kopi seperti ini, apalagi jika sampai berlebihan, justru akan membuat badan kita menjadi loyo kalau tidak memperoleh masukan kafein.

Jika kita ingin memperoleh manfaat kesehatan jangka panjang, kopi tidak perlu diminum saban hari saat kita mengantuk tapi sesekali saja. Kopi akan sangat berguna jika kita gunakan untuk melawan rasa malas berolahraga. Setelah berolahraga dengan bantuan stimulasi kafein, badan kita otomatis akan menjadi lebih bugar. Efek bugarnya bisa bertahan lebih lama, sekaligus bisa mengubah kebiasaan kita dari malas menjadi rajin berolahraga.

Pisang

Kita memang tidak bisa berharap dengan makan pisang maka seketika tubuh menjadi segar bugar seperti gambaran para bintang iklan suplemen di televisi. Namun, pisang adalah salah satu sumber karbohidrat dan mineral yang bisa memberi kita energi lebih lama. Kandungan mineral yang utama dari buah ini adalah mangan dan kalium. Mengan diperlukan untuk metabolisme energi, sementara kalium diperlukan untuk menjaga fungsi otot agar kita tidak mudah mengalami kelelahan. Dengan kelebihan ini, pisang cocok dijadikan sebagai sumber tenaga sebelum dan sesudah beraktivitas fisik setara olahraga.

Anggur

Anggur adalah buah istimewa. Daging buahnya banyak mengandung air dan zat gula, tapi kandungan vitaminnya, terutama vitamin C, juga pekat. Kulit dan bijinya banyak mengandung antioksidan kuat. Kombinasi antara vitamin dan antioksidan ini membuat tubuh kita memiliki daya tahan lebih tinggi dalam beraktivitas sehingga tidak mudah capek.

Bekatul dan sejenisnya

Kulit ari dari biji-bijian merupakan bagian yang banyak mengandung vitamin B kompleks. vitamin ini diperlukan untuk metabolisme pembakaran energi. Baik dari biji padi maupun dari biji gandum, vitamin B kompleks biji-bijian adalah pembakar energi yang layak diandalkan. Itu sebabnya sebagian orang menjadikan bekatul sebagai dasar menu dietnya. Jika kita kesulitan mengolah bekatul atau bran dari gandum menjadi makanan, kita bisa memilih versi yang lebih mudah diolah dan dikonsumsi, misalnya gandum utuh atau beras merah.

Soto Ceker Surabaya Untuk 10 Porsi

BAHAN: 500 gram ceker ayam 3.000 ml air 2 batang serai, dimemarkan 10 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya 100 gram ikan bandeng, digoreng, diblender bersama 100 ml air 3 sendok makan garam 21/2 sendok teh gula pasir 1/2 sendok teh merica bubuk 5 sendok makan minyak untuk menumis minyak untuk menggoreng

BUMBU HALUS: 8 butir bawang merah 4 siung bawang putih 5 butir kemiri, digoreng 1 sendok teh ketumbar 3 cm kunyit

SERBUK KOYA (HALUSKAN): 100 gram kerupuk udang, goreng 50 gram bawang putih, iris, goreng

PELENGKAP: rendam 100 gram taoge, 3 buah jeruk nipis 100 gram soun, seduh 5 tangkai daun seledri, iris halus 10 siung bawang goreng 31/2 sendok makan kecap manis 10 porsi nasi putih

CARA MEMBUAT: 1. Panaskan minyak. Kemudian Tumis semua bumbu halus yang telah disiapkan dengan daun jeruk, dan serai hingga harum. Tuang air. Aduk rata. 2. Masukkan ceker. Masak hingga matang dan berkaldu di atas api kecil. 3. Tambahkan bandeng halus, garam, gula dan merica bubuk. Masak hingga mendidih. 4. Sajikan soto dengan nasi, serbuk koya, ayam, dan pelengkapnya.

Ponsel Murah Gugah Selera

Teknorus.com – Barang murah meriah rupanya masih menjadi primadona di masyarakat. Embel-embel obral otomatis menarik perhatian para pengunjung untuk mendekat. Entah sekadar memenuhi rasa penasaran atau bahkan tertarik membeli produk yang ditawarkan. Salah satunya terjadi di lantai dasar ITC Roxy Mas, persis di dekat pintu masuk. Jadi, kalau Anda berkunjung ke ITC Roxy Mas dan masuk melalui pintu utama, sapaan booth pameran ponsel berbagai merk sudah memanggil.

Baca juga : Gambar Keren

Belok ke kanan sedikit maka akan tampak toko kecil yang mengobral berbagai ponsel merk local, seperti Skycall, K-fone dan lainnya. Nama toko ini tidak jelas, hanya terdapat tulisan “everything is G-Star”. Namun yang pasti, di sini banyak orang berkumpul karena menawarkan ponsel super murah. Tagline “BBM Naik, Harga HP Turun” yang ditulis menggunakan spidol pada selembar karton menyita perhatian pengunjung. Mereka yang baru masuk ke ITC Roxy Mas, langsung mendatangi tempat itu.

Penjualnya pun tampak bersemangat menarik calon pembeli. Tak jarang pula ada beberapa orang yang akhirnya tertarik untuk membeli karena harganya murah. Pasalnya, harga yang ditawarkan sangat menarik dengan kisaran 130 ribu hingga 550 ribu. Itu pun sudah beserta bonus powerbank berkapasitas 7000 mAh. Menariknya, antrian di toko kecil itu justru mengalahkan jumlah orang-orang yang mengunjungi booth-booth lain, padahal sebelumnya, booth yang nangkring di lantai dasar banyak dikunjungi calon pembeli berbekal promopromo menggugah selera.

Selain toko kecil pengobral ponsel yang disemuti oleh pengunjung, Smartfren juga menuai panen. Terhitung di lantai dasar, terdapat tiga booth yang semuanya terus aktif melayani pembeli, apalagi berbonus ?ip cover dan screen guard untuk pembelian Smartfren Andromax Tab 8,0”. Pengunjung yang sekadar melihat-lihat pun ternyata menarik pengunjung lain juga untuk bergerombol di Smartfren. Kebanyakan calon pembeli tertarik membeli ponsel yang dibanderol dengan harga kurang dari sejuta rupiah dan biasanya untuk dipakai oleh anak-anak, meskipun ada juga yang membeli ponsel di atas satu juta rupiah.

Domain gratis dan berbayar

Jika Anda ingin membangun sebuah website, tentunya Anda memerlukan sebuah domain agar website Anda bisa diakses oleh pengguna. Domain ini terdiri dari dua macam, gratis dan berbayar. Domain yang gratis, umumnya memilki embel-embel dari nama website yang menyediakannya. Sebagai contoh, jika kita membuat website gratis di http://awardspace.com/ maka, website yang Anda buat akan memiliki nama tersebut di depannya (disebut sebagai subdomain), misalnya http: //chipindonesia.awardspace.com.

Menggunakan domain gratis jelas tidak masalah, jika website ini dibuat dengan tujuan untuk uji coba atau untuk kepentingan non-komersial. Namun, jika digunakan untuk kepentingan komersial seperti toko online atau portofolio, jelas hal tersebut akan meragukan pembeli atau pengunjung Anda. Selain awardspace.com, cukup banyak web hos ting yang menyajikan layanan gratis juga seperti wix.com, 000webhost.com, freehostingnoads.net, dan sejenisnya. Ada pula yang berbasiskan blog seperti wordpress dan blogspot. Meskipun gratis, pastikan bahwa web hosting yang Anda pilih memiliki reputasi yang baik, seperti jarang mengalami down.

Workshop Peningkatan Cakupan Asi Eksklusif

pascal-edu.com – Dalam rangka Program Perbaikan Gizi, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tahun 2015 beberapa waktu lalu menggelar workshop “Penguatan Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif Tingkat Kabupaten Cirebon”. Menurut Hj. DR dr. Utami Rusli , SpA sebagai pembicara utama workshop tersebut, setiap ibu bekerja di Indonesia berhak tetap me nyusui anaknya. Ini merupa kan rekomendasi dari WHO serta UNICEF dan beberapa lembaga nasional maupun internasional lainnya.

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009, pasal 128 tertulis bahwa setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 bulan, kecuali atas indikasi medis. Ditekankan juga sewaktu pemberian ASI, semua pihak keluarga, pemerintah daerah, pemerintah pusat dan masyarakat sekitar, harus mendukung Ibu bayi dengan penuh fasilitas khusus.

Organisasi Buruh Internasional (ILO) pun juga menetapkan bahwa Ibu menyusui berhak untuk memperoleh waktu istirahat (lebih dari sekali dalam sehari), ataupun mendapatkan pengurangan jam kerja (yang tetap digaji) untuk bisa menyusui anaknya atau memerah/memompa ASI. Sementara di Indonesia hak ibu berkerja untuk bisa menyusui tertuang dalam Kepmenkes 450/2004.

Di situ dijelaskan ibu yang sudah kembali bekerja diberikan dukungan untuk tetap memberikan ASI kepada bayinya . Workshop ini juga diha diri para tokoh dan penggiat ASI Kabupaten Cirebon, seperti H. Moh. Sofyan, SH, MH (Kepala Dinas Kesehatan Kab. Cirebon ), Hj. Wahyu Tjiptaningsih Sunjaya (Ket. TP PKK Kab. Cirebon, dan dr. Hj. Dwi Sudarni (Kabid Kesehatan Keluarga Dinkes Kab. Cirebon).

Lomba Bayi Hebat

Pencapaian tahapan perkembangan secara optimal terkait erat dengan asupan gizi yang didapat si kecil. Mohon selalu diingat, pemberian gizi yang tepat dalam 1.000 hari pertama kehidupannya (sejak masa konsepsi sampai anak berusia 2 tahun) memegang peranan penting, termasuk untuk membantu bayi mencapai tahap-tahap perkembangan sesuai usianya.

Kekurangan beberapa zat gizi mikro misalnya zat besi, seng, kalium, dan magnesium dapat menghambat optimalisasi kecerdasan anak. Ingat zat besi diperlukan untuk pembentukan selubung saraf otak dan sel darah merah, seng untuk stabilisasi membran otak, magnesium untuk memperkuat daya ingat dan kemampuan belajar, serta kalium yang menjaga fungsi vital seperti otak agar tetap dalam kondisi normal.

Selain itu, defisiensi keempatnya juga dapat meningkatkan risiko stunting (perawakan pendek akibat kekurangan zat gizi). Tentu tak ada yang menginginkan itu. Untuk itulah penting bagi Ibu untuk selalu memantau grafik pertumbuhan buah hati yang bisa dilihat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS). Berbicara mengenai tahap perkembangan si kecil, momen-momen itu tentulah layak diabadikan. Mengerti kebutuhan dari para Ibu yang ingin selalu berbagi kebahagiaan dengan membagikan foto buah hatinya.

5 hal yang Membuat Penasaran Paska Persalinan Bagian 2

Urine yang terlalu banyak menumpuk di kandung kemih, bisa membuat Mama ngompol. Kondisi ini juga bisa membuat rahim sulit berkontraksi sehingga timbul nyeri, bahkan pada kasus yang parah dapat terjadi perdarahan. Jadi, biarkan perawat tahu kalau Mama mengalami kesulitan buang air kecil atau urine yang keluar hanya sedikit. Jika Mama tidak dapat BAK dalam beberapa jam setelah melahirkan, kateter akan dimasukkan untuk mengalirkan urine dari kandung kemih. Bagi yang menjalani operasi sesar, kateter urine akan dipasang untuk operasi dan tetap di tempat untuk sementara waktu setelah melahirkan.

  1. MENGAPA SAYA SERING MURUNG? Perubahan suasana hati bisa disebabkan sejumlah faktor, termasuk perubahan hormon, ketidaknyamanan tubuh setelah proses persalinan, kurang tidur, serta penyesuaian emosional menjadi Mama baru. Apapun penyebabnya, itu wajar. Biasanya perasaan ini dimulai beberapa hari setelah melahirkan dan berlangsung selama beberapa minggu. Jika perasaan itu tidak hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu pertama, bahkan memburuk, mungkin Mama menderita depresi postpartum. Masalah ini umumnya memerlukan penanganan ahli karena dikhawatirkan penderita memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bayinya. Jadi, bila merasakan sedih yang hebat, tolong segera berkonsultasi pada psikolog ya, Mam!
  2. MENGAPA RAMBUT SAYA RONTOK? Umumnya rambut rontok terjadi beberapa bulan setelah melahirkan. Penyebabnya, selama kehamilan, kadar estrogen yang tinggi dapat memperpanjang fase tumbuh rambut dan menyebabkan rambut kurang rontok dari biasanya. Setelah melahirkan, kadar estrogen itu akan menurun dan mulailah kerontokan kembali terjadi. Sisi baiknya, jika ada kelebihan rambut pada wajah dan tubuh selama kehamilan (hasil dari peningkatan hormon androgen), sebagian besar rambut itu juga akan ikut rontok. Seiring waktu (biasanya dalam satu tahun atau lebih) tingkat pertumbuhan rambut akan kembali seperti dulu dan Mama tak lagi mengalami kerontokan yang hebat.

5 hal yang Membuat Penasaran Paska Persalinan

  1. BERAPA LAMA RAHIM SAYA AKAN MENYUSUT? Pada saat hamil, berat rahim sekitar 15 kali berat rahim normal. Ini belum termasuk isinya! Untuk kapasitasnya, setidaknya 500 kali lebih besar dari rahim sebelum hamil. Nah, beberapa menit begitu bayi lahir, kontraksi akan membuat rahim menyusut. Selagi rahim berkontraksi, Mama mungkin akan merasa kram yang dikenal sebagai nyeri setelah bersalin. Dalam seminggu, berat rahim akan berkurang setengahnya. Dua minggu kemudian, turun lagi menjadi hanya 11 ons. Sekitar 4 minggu setelah Mama bersalin, berat rahim harus sudah mendekati dengan beratnya sebelum hamil, yakni sekitar 3,5 ons. Proses penyusutan rahim inilah yang disebut involusi uterus. Namun setelah rahim menyusut, Mama dapat terus terlihat seperti berbadan dua. Ini karena otot-otot perut yang “melar” selama kehamilan. Olahraga teratur dapat membantu Mama cepat kembali ke bentuk semula,
  2. BERAPA BANYAK BERAT BADAN YANG HILANG SETELAH MELAHIRKAN? Mama mungkin belum bisa kembali langsing selama beberapa waktu. Tetapi sejumlah besar berat badan sebenarnya telah berkurang begitu Mama melahirkan. SekitaU 3,3-4 kg “hilang” dari berat bayi, sekitar 0,5 kg dari plasenta, dan beberapa kilo lagi dari darah dan ketuban. Jadi Mama sudah sekitar 6 kg lebih ringan. Berat badan akan terus berkurang karena cairan yang ada selama kehamilan akan “mencari” jalan keluar. Karena itulah, Mama akan lebih sering pipis setelah bersalin (bayangkan sekitar 3 liter per hari!) juga akan berkeringat lebih banyak. Pada akhir minggu pertama, berat cairan yang hilang sekitar 2-3 kg. Jumlah ini tentu bervariasi bergantung pada seberapa banyak air yang ada selama kehamilan.
  3. KOK JADI SERING NGOMPOL? Persalinan memiliki dampak pada kandung kemih, seperti menyebabkan pembengkakan dan hilangnya sensitivitas sementara. Tidak merasakan dorongan untuk buang air kecil pada harihari pertama setelah melahirkan, biasanya dialami Mama yang mengalami persalinan normal yang lama, terlebih yang dibantu vakum, forsep, atau persalinan dengan epidural. Tapi dengan semua cairan ekstra yang diproses ginjal setelah bersalin, kandung kemih akan cepat penuh. Jadi, penting bagi Mama untuk buang air kecil (BAK) bahkan jika belum terasa ada dorongan untuk itu.

Untuk anak yang ingin belajar bahasa asing dapat mengikuti pelatihan di tempat terbaik kursus bahasa Perancis di Jakarta.